BANYAK YANG MASIH BERTANYA, APAKAH PLUTO MERUPAKAN PLANET?


Pluto pertama kali ditemukan pada tahun 1930, dan selama beberapa dekade dianggap sebagai planet kesembilan dalam tata surya kita. Namun, pada tahun 2006, Pluto diklasifikasikan ulang sebagai planet kerdil oleh International Astronomical Union (IAU).

Ada tiga kriteria yang digunakan oleh IAU untuk menentukan apakah suatu objek dapat diklasifikasikan sebagai planet:

  • Objek harus mengorbit matahari.
  • Objek harus memiliki massa yang cukup untuk membentuk gravitasi sendiri sehingga bentuknya bulat.
  • Objek harus telah membersihkan lingkungan orbitnya dari objek lain.

Pluto memenuhi dua kriteria pertama, tetapi tidak memenuhi kriteria ketiga. Pluto berbagi orbitnya dengan banyak objek lain, termasuk asteroid dan komet. Oleh karena itu, Pluto dianggap tidak memenuhi kriteria untuk menjadi planet.

Pluto adalah objek yang unik dalam tata surya kita. Objek ini memiliki ukuran yang lebih kecil dari bulan Bumi, dan memiliki komposisi yang berbeda dari planet-planet lain. Pluto memiliki permukaan yang tertutup es dan bebatuan, dan memiliki atmosfer yang sangat tipis.

Pluto masih merupakan objek yang menarik untuk dipelajari. Para astronom masih mempelajari Pluto dan objek-objek lain di sabuk Kuiper, untuk memahami lebih lanjut tentang asal usul dan evolusi tata surya kita.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang Pluto:

  • Pluto memiliki lima bulan, yaitu Charon, Nix, Hydra, Kerberos, dan Styx.
  • Pluto memiliki musim yang berkebalikan dengan Bumi.
  • Pluto memiliki atmosfer yang sangat tipis, yang terdiri dari nitrogen, metana, dan karbon monoksida.
  • Pluto adalah objek terdingin di tata surya kita, dengan suhu rata-rata -229 derajat Celcius.
LihatTutupKomentar